Mengawasi Anak dalam Menggunakan Jejaring Sosial
Facebook adalah sebuah fenomena web yang telah meledak popularitasnya selama beberapa tahun terakhir ini, terutama di kalangan anak muda. Facebook sendiri adalah sebuah situs jejaring sosial yang memungkinkan individu berbagi hampir apa saja, mulai tulisan, foto maupun video. Selain itu masih ada banyak fitur lainnya yang bisa dimanfaatkan seperti chat, video chat, geolokasi dan aplikasi-aplikasi.
Orang tua dewasa ini mungkin menjadi sedikit khawatir tentang apa yang anak-anaknya lakukan di Facebook, mengingat banyak kejadian negatif yang melibatkan remaja bermula di Facebook. Sebut saja kejadian anak gadis yang dilarikan teman facebook, pernikahan sesama jenis karena Facebook dan lain-lain. Banyak orang tua kemudian bertanya-tanya, apakah mungkin memantau dan mengawasi anak-anaknya di Facebook?
Jawabannya adalah sangat mungkin. Tapi bagaimana caranya?
Sebelumnya yang perlu anda pahami disini adalah saya tidak menyarankan anda memata-matai anak anda secara diam-diam di Facebook. Secara logis kita dapat berpikir dan membedakan bahwa anak anda bukanlah pelaku kriminal yang harus ditangkap basah. Pemantauan tidak sama dengan memata-matai. Tujuan dari pemantauan yang anda berikan adalah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu anak anda harus tahu bahwa dia sedang diawasi dan diperhatikan oleh orang tuanya.
Saya juga tidak menyarankan menggunakan aplikasi untuk mengawasi penggunaan Facebook oleh anak anda. Selain hal ini sulit dilakukan oleh seseorang yang tidak memiliki latar belakang pengguna komputer mahir, ini juga melanggar hak privasi anak anda. Jika anak-anak anda tahu, yakinlah mereka pasti tahu, karena anak sekarang pasti selangkah lebih maju, mereka akan melakukan segala macam hal sembunyi-sembunyi dari anda. Ini adalah awal mula yang tidak baik.
Sesuai dengan sikap diatas, maka saran saya yang pertama adalah segera membuat akun dan profil Facebook anda sendiri dan mendesak anak-anak anda untuk menambahkan anda sebagai teman. Setelah itu tambahkan mereka sebagai putra-putri mereka di profil Facebook anda. Bisa ditemui di pengaturan profil di bagian Teman dan Keluarga. Dengan begini anda akan tahu anak anda terlibat dalam hal apa di Facebook. Selain itu anak anda juga akan paham bahwa dia diawasi dan diperhatikan orang tuanya.
Cara lain yang lebih kuno adalah anda mendampingi mereka saat mereka menggunakannya. Pemantauan dan pengawasan secara langsung dapat diterapkan dalam setiap pemakaian Facebook. Namun cara ini seringkali tidak efektif karena si anak pasti akan merasa tidak nyaman dan seringkali mencuri-curi waktu saat anda tidak ada, atau menggunakan ponsel untuk berselancar Facebook. Hal ini membuat pengawasan anda sia-sia belaka.
Menurut hemat saya daripada anda menghabiskan waktu untuk mencari cara mengawasi anak-anak anda di Facebook, baik secara manual maupun dengan software, lebih baik anda menggunakan pendekatan yang lebih murah yaitu mengobrol. Bicarakan dengan anak anda tentang hal-hal yang anda temukan di Facebook dan mereka dengan senang hati akan menceritakan tentang temuan mereka di Facebook. Dari sini anda bisa meneliti apakah ada potensi bahaya atau tidak. Menghemat tenaga, waktu dan uang anda plus hubungan anda dengan anak-anak akan lebih erat dan harmonis. Bagaimana menurut anda?
Kalimat yang terkait dengan artikel diatas
pengawasan orang tua bagi anak dalam penggunaan handphone. peranan sosial dalam mengawasi anak. peran orang tua terhadap bahaya facebook. peran orang tua dalam mengawasi anak menggunakan jaringan sosial. cara mengawasi putra putri dalam. mengawasi anak dalam memakai internet. manfaat orang tua mengontrol jejaringan sosial anaknya. kontrol orangtua terhadap facebook. cara mengontrol diri dalam menggunakan jejaring sosial. usa orang tua dalam mengawasi anak menggunakan internet.
Ada 10 tanggapan dari pembaca artikel ini
Dibawah ini adalah tanggapan yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, untuk itu berbuatlah yang baik. Caci maki hanya akan menyakiti orang lain. :)

Simpel pada 03/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
masukkan yang bagus nih , ,,
Blog Internet Tutorial pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
Semoga ini bisa memberi pelajaran yag baik untuk kita semua
eMingko Blog pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
setuju.. yg prlu dlkukn gkn mmbtsi tpi mmbrikn pmhman dlm mnntukn mna yg baik & mn yg tdk ptut
Edso WebID pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
waaahhh…. kalo anaknya punya akun facebook banyak gimana ya pak…??
repot juga ya…
trus yang di kasih tau ke Ortu’nya cuma satu…
atdayyan pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
tapikan kebanyakan anak lebih pintar dari orang tuanya, pasti bisa menggunakan berbagai cara
I2-Harmony pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
@Simpel: Yuuuukkk….
@Blog Internet Tutorial: Betul betul betul…
@eMingko Blog: Betul, itu adalah solusi yang paling baik dan murah.
@Edso WebID & @atdayyan: Itulah kenapa antara anak dan orang tua haruslah ada komunikasi yang intensif. Jika orang tua bisa membuat anaknya terbuka, maka tidak akan mungkin anaknya membuat akun lebih dari satu. Mengobrol, itulah solusi yang saya berikan di akhir artikel ini.

Posting terakhir I2-Harmony adalah Kepercayaan diri dalam berkenalan dengan wanita.
Taman Bacaan pada 04/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
Sekarang saja sudah seperti saat ini, apalagi nanti 15 / 20 tahun kedepan
Posting terakhir Taman Bacaan adalah Di Ujung Negeri
nug pada 05/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
mantap….

sebagai orang tua harus pintar-pintar, mengawasi bukan memata-matai, berkomunikasi bukan mengintrogasi
Aryan pada 07/12/2011 berpendapat sebagai berikut:
Mengawasi tidak selalu mngekang, bisa dibicarakan dari hati.. masukan yang bagus mas

Posting terakhir Aryan adalah Cara merubah tulisan "Just another WordPress.com site"
Bibi Titi Teliti pada 09/03/2012 berpendapat sebagai berikut:
Untunglah anak ku gak suka maenan fesbuk….
paling nonton youtube doang…
tapi tips nya oke juga tuh…
Mungkin akan lebih baik kalo aku maksa untuk tahu semua passwordnya ajah…hihihi…*galak*
Posting terakhir Bibi Titi Teliti adalah Makna Tersembunyi